Rabu, 15 April 2015

12 Profesor Beri Pembelajaran Dosen dan Guru IKIPMu Maumere

Para peserta kegiatan saat mengikuti pembekalan pelatihan pembelajaran tentang dosen dan guru
 
 
MAUMERE, FLORESNEWS COM-Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah (IKIPMu) Maumere Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sosialisasi kegiatan penelitian pembelajaran bagi dosen dan para guru. Kegiatan yang berlangsung di Kampus IKIPMu Maumere menghadirkan 12 peneliti dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta.
 
Rektor IKIPMu Maumere, H. Abdul Natsir Rodja, SH menjelaskan kegiatan penelitian merupakan kerja sama antara IKIPMu Maumere dan Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan 12 peneliti dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka yang membidangi 9 program studi (Prodi).

Ke-9 program setudi tersebut adalah pendidikan matematika, pendidikan fisika, pendidikan kimia, pendidikan biologi, pendidikan ekonomi, pendidikan kewarganegaraan (PKn), pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan bahasa dan sastra inggris serta keterampilan elektronik.


“Saya haturkan terima kasih banyak atas kesediaan bagi para peneliti dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta. Saya yakin ini awal kerjasama yang baik demi IKIPMu yang maju dan berkualitas” kata Rektor IKIPMu melalui sambutannya, Senin (23/2/2015).

Data yang diperoleh FloresNews.Com, sosialisasi kegiatan penelitian ini diikuti 16 dosen IKIPMu dan 36 guru dari beberapa sekolah di Kabupaten Sikka. Sekolah yang menjadi peserta penelitian ini adalah SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Katolik Baktiarsa dan SMK Negeri 1. Hadir pula Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas prof. Hamka, Dr. Edi Sukardi.

Saat ditemui FloresNews.Com, Dr. Edi Sukardi menjelaskan kegitan penelitian ini bertujuan membantu para dosen untuk mengembangkan penelitian dan membatu para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran sekaligus melakukan penelitian. 

Menurut Edi Sukardi, sasaran kegiatan adalah penelitian ‘Eksen Ressent’ atau penelitian yang dilakukan dalam penelitian tersebut.
“Artinya ketika guru menemukan permasalahan dalam pembelajaran kami membantu memberikan solusi sehingga guru juga merasakan sebagai peneliti. Dengan demikian para guru juga melakukan penelitian” jelasnya seraya menambahkan bahwa tujuan lainnya yaitu untuk menaikan pangkat para guru dan dosen setelah melewati tahapan seperti membuat makalah atau jurnal. 

“Kita saling memberikan manfaat yakni membantu mengembangkan penelitian dalam pendampingan penelitian. Proses ini berlanjut hasil penelitian diseminarkan” katanya.
Informasi yang dihimpun FloresNews.Com, usai pembekalan, Senin kemarin, para peneliti dan peserta penelitian akan melakukan penelitian langsung ke sekolah-sekolah selama 1 semester ke depan. Kegiatan tersebut dimulai pada Selasa (24/2/2015) hari ini. [mus].
 
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar