Para peserta kegiatan saat mengikuti pembekalan pelatihan pembelajaran tentang dosen dan guru
MAUMERE, FLORESNEWS COM-Institut Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Muhammadiyah (IKIPMu) Maumere Flores Nusa Tenggara Timur
(NTT) menggelar sosialisasi kegiatan penelitian pembelajaran bagi dosen
dan para guru. Kegiatan yang berlangsung di Kampus IKIPMu Maumere
menghadirkan 12 peneliti dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka
Jakarta.
Rektor IKIPMu Maumere, H. Abdul Natsir Rodja, SH menjelaskan kegiatan
penelitian merupakan kerja sama antara IKIPMu Maumere dan Universitas
Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan 12 peneliti
dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka yang membidangi 9 program
studi (Prodi).
Ke-9 program setudi tersebut adalah pendidikan matematika, pendidikan
fisika, pendidikan kimia, pendidikan biologi, pendidikan ekonomi,
pendidikan kewarganegaraan (PKn), pendidikan bahasa dan sastra
Indonesia, pendidikan bahasa dan sastra inggris serta keterampilan
elektronik.
“Saya haturkan terima kasih banyak atas kesediaan bagi para peneliti
dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta. Saya yakin ini awal
kerjasama yang baik demi IKIPMu yang maju dan berkualitas” kata Rektor
IKIPMu melalui sambutannya, Senin (23/2/2015).
Data yang diperoleh FloresNews.Com, sosialisasi kegiatan penelitian
ini diikuti 16 dosen IKIPMu dan 36 guru dari beberapa sekolah di
Kabupaten Sikka. Sekolah yang menjadi peserta penelitian ini adalah SMA
Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Katolik Baktiarsa dan SMK Negeri 1. Hadir
pula Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas prof.
Hamka, Dr. Edi Sukardi.
Saat ditemui FloresNews.Com, Dr. Edi Sukardi menjelaskan kegitan
penelitian ini bertujuan membantu para dosen untuk mengembangkan
penelitian dan membatu para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran
sekaligus melakukan penelitian.
Menurut Edi Sukardi, sasaran kegiatan adalah penelitian ‘Eksen
Ressent’ atau penelitian yang dilakukan dalam penelitian tersebut.
“Artinya ketika guru menemukan permasalahan dalam pembelajaran kami
membantu memberikan solusi sehingga guru juga merasakan sebagai
peneliti. Dengan demikian para guru juga melakukan penelitian” jelasnya
seraya menambahkan bahwa tujuan lainnya yaitu untuk menaikan pangkat
para guru dan dosen setelah melewati tahapan seperti membuat makalah
atau jurnal.
“Kita saling memberikan manfaat yakni membantu mengembangkan
penelitian dalam pendampingan penelitian. Proses ini berlanjut hasil
penelitian diseminarkan” katanya.
Informasi yang dihimpun FloresNews.Com, usai pembekalan, Senin
kemarin, para peneliti dan peserta penelitian akan melakukan penelitian
langsung ke sekolah-sekolah selama 1 semester ke depan. Kegiatan
tersebut dimulai pada Selasa (24/2/2015) hari ini. [mus].

Tidak ada komentar:
Posting Komentar